USA. Each year Argonne offers these special postdoctoral fellowships to be awarded internationally on an annual basis to outstanding doctoral scientists and engineers who are at early points in promising careers. The fellowships are named after scientific and technical luminaries who have been associated with the laboratory, its predecessors and the University of Chicago since the 1940s.
(more…)

International English Language Testing System (IELTS) muncul karena adanya kebutuhan, antara lain pada universitas, sekolah, pemerintahan dan perusahaan, akan sebuah tes Bahasa Inggris yang diakui secara internasional. Sekarang ini, nilai IELTS merupakan syarat untuk murid asing yang akan masuk sekolah, akademi atau universitas di banyak negara. Kebanyakan negara yang menggunakan Bahasa Inggris sekarang mewajibkan nilai IELTS tertentu untuk orang-orang yang sedang mengambil visa kerja, ijin tinggal atau kewarganegaraan .

IELTS sekarang telah menjadi suatu bisnis besar. Tiap minggu, di seluruh dunia, puluhan ribu orang mengikuti tes tersebut. Tiap-tiap tes mempunyai tujuan yang beragam baik pendidikan maupun perpindahan negara tinggal. Wajarlah bila kemudian bermunculan kursus-kursus yang bertujuan untuk mempersiapkan murid untuk tes IELTS. Kualitas dari kursus persiapan IELTS ini sangat variatif dari satu sekolah ke sekolah yang lain, namun ada beberapa strategi sederhana yang selalu ada bahkan dalam sebuah kursus persiapan IELTS yang paling sederhana sekalipun. Walaupun agak sulit untuk mempelajari semua tips dan strategi tes yang dibutuhkan (beberapa kursus menawarkan durasi 100 jam), artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran besar strategi umum yang harus diketahui oleh seorang calon peserta tes, sebelum ia mengikuti tes tersebut.
(more…)

POTENSIAL, Australian Education Center (AEC) menilai Indonesia merupakan pasar potensial bagi lembaga pendidikan di Negeri Kanguru itu. Selain melalui jalur reguler, Pemerintah Australia juga menyediakan beasiswa untuk jenjang pendidikan S-1 dan S-2 bagi mahasiswa asing.

PELAJARIndonesia tidak perlu khawatir jika ingin melanjutkan kuliah di luar negeri.Banyak lembaga non-profit asing yang memberikan bantuan untuk mewujudkan keinginan itu.

Lembaga-lembaga itu umumnya berada di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya. Biasanya, mereka adalah perpanjangan tangan dari pemerintah masing-masing negara yang menawarkan sekolah bagi pelajar Indonesia. Beberapa contohnya adalah Australian Education Centre (AEC) yang merupakan perwakilan dari Pemerintah Australia.
(more…)

  1. Jika anda ingin menjadi peneliti, maka mungkin British system yang lebih baik. British system meliputi Kanada, Australia, Inggris, dan Negara-negara bekas jajahan inggris, dimana system pendidikannya mendorong mahasiswa untuk memperdalam ilmu yang lebih spesifik, namun kurang memiliki cakupan pengetahuan yang luas.

  2. American system sangat kuat membekali bidang keilmuan serta cakupannya yang juga luas, sehingga pengajar yang berasal dari American system cenderung menguasai teori yang kuat, namun terkendali dengan pelaksanaan riset.

  3. Kedua kiblat tersebut pada masa yang akan dating akan disaingi oleh Negara-negara besar di Asia, seperti RRC dan India. Di kebanyakan Negara besar Asia, selain murah, kualitas memperoleh ilmu di Negara besar seperti itu diperkirakan menjawab persoalan yang mirip dihadapi oleh negara berkembang, itupun jika anda akan kembali ke tanah air setelah memperoleh ilmu yang semakin lengkap.

Sistem apa yang akan anda pilih? Ini tipsnya:

  1. Tentukan pilihan jurusan anda. Pemilihan jurusan menentukan sekali cocok tidaknya anda pada system yang mana, oleh karena itu pilihlah jurusan yang sesuai dengan bakat anda. Jika anda sudah melewati S-1, maka lebih mudah bagi anda untuk mengenal dari mana sumber ilmu yang anda peroleh. Tapi jika anda akan memasuki S-1, maka diperlukan konsultasi terlebih dahulu dengan alumni.

  2. Jika anda ingin belajar komputer, maka India dan USA adalah dua Negara yang lebih leading dalam hal ini.
  3. Jika anda ingin belajar otomotif, maka Jepang, Korea, atau Jerman mungkin lebih cocok.
  4. Jika anda ingin belajar humaniora, maka UGM Yogyakarta tidak kalah dibandingkan dengan Nanyang University.

Mengapa kita harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan beasiswa?

Tentunya ada berbagai alasan yang bisa kita kemukakan untuk menjawab pertanyaan diatas. Bagi sobat yang ortunya mrp orang berduit, tentunya biaya bukanlah suatu permasalahan utama, tapi bagaimana dengan sobat lain yang ortunya (maaf) pas-pasan?.

Disamping masalah biaya, tentunya ada hal lain yang bisa melatarbelakangi perjuangan para hunters semua dalam berburu beasiswa. Dan berikut ini ada tiga alasan penting mengapa harus memperoleh beasiswa:

  1. Biaya murah dan bahkan gratis.
  2. Prestise, sebuah kebanggaan tersendiri karena merupakan bentuk pengakuan intelektual anda.
  3. Jaminan meraih masa depan yang cerah.

« Previous Page